UNILAK Bangun Kolaborasi Internasional bersama International Islamic College Malaysia

Selasa 27 May 2025 09:18:04 ± 3 menit baca Dibaca 20x Pasca
UNILAK Bangun Kolaborasi Internasional bersama International Islamic College Malaysia
UNILAK Bangun Kolaborasi Internasional bersama International Islamic College Malaysia

Kuala Lumpur-Malaysia, 20 Mei 2025 – Program Magister Pedagogi Sekolah Pascasarjana Universitas Lancang Kuning (UNILAK), yang berpusat di Pekanbaru, Riau, Indonesia, melakukan kunjungan akademik ke International Islamic College (IIC) di Kuala Lumpur, Malaysia. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam upaya memperluas jejaring akademik internasional, khususnya di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.

Delegasi UNILAK dipimpin oleh Dr. Marwa, Ketua Program Studi Magister Pedagogi, yang didampingi oleh empat dosen serta 74 kepala sekolah dan guru dari berbagai sekolah di Provinsi Riau yang juga merupakan mahasiswa Magister Pedagogi. Kunjungan ini bertujuan menjajaki peluang kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, serta program pengabdian masyarakat lintas negara.

Pihak IIC menyambut hangat kehadiran delegasi UNILAK. Dalam penyambutan hadir Encik Shaik Faridhudheen Anverdeen, CEO IIC atau setara dengan Rektor, beserta perwakilan College Management Committee (CMC). Dalam pertemuan ini, disepakati pula ruang lingkup kerja sama (scope of collaboration) yang mencakup berbagai kegiatan akademik strategis, antara lain:

  • Pertukaran dosen dan mahasiswa antar institusi,
  • Penelitian bersama dan publikasi ilmiah kolaboratif,
  • Penyelenggaraan seminar, lokakarya, dan konferensi secara bersama,
  • Program magang, praktikum, serta pengabdian kepada masyarakat lintas negara,
  • Kolaborasi dalam bidang penjaminan mutu dan pemetaan mutu institusi (benchmarking), serta
  • Kegiatan kolaboratif lainnya yang disepakati secara bersama.

 

Turut hadir pula mitra IIC dari dunia usaha dan dunia industri (DUDI), yakni Encik Hasrul Taufik Roslan, Dewan Direksi MSGA (Master Shiro Global Academy) Sdn. Bhd., serta Encik Mohd Shahpizan Mustapha, CEO MSGA Sdn. Bhd., yang memfasilitasi kunjungan ini dari Indonesia ke Malaysia.

MSGA Sdn. Bhd. adalah perusahaan yang bergerak di bidang pendidikan dan teknologi digital dengan fokus utama pada pengembangan keterampilan penulisan dan penerbitan eBook. Melalui program unggulannya, Be Your Own Publisher, MSGA telah membantu ribuan individu, termasuk pendidik dan profesional, untuk menulis, menerbitkan, dan memasarkan eBook mereka secara mandiri dalam waktu singkat.

    

Sebagai bagian dari kerja sama ini, ke depan akan diselenggarakan pelatihan lanjutan khusus bagi mahasiswa Program Magister Pedagogi UNILAK yang fokus pada pengembangan keterampilan penulisan dan penerbitan eBook. Pelatihan ini akan didukung oleh MSGA melalui program Be Your Own Publisher, yang telah terbukti efektif dalam membekali para peserta dengan kemampuan menulis dan menerbitkan karya digital berkualitas serta memperluas jangkauan publikasi secara internasional. Dengan pelatihan ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya menguasai teori pendidikan, tetapi juga mampu menghasilkan karya tulis digital yang memiliki nilai tambah bagi pengembangan karier dan kontribusi ilmiah.

Dalam sambutannya, Dr. Marwa menegaskan pentingnya kerja sama lintas negara dalam meningkatkan mutu pendidikan di era global. “Kami percaya bahwa kemitraan ini akan membuka peluang pertukaran pengetahuan dan praktik baik yang saling memperkaya, baik bagi UNILAK maupun IIC,” ujarnya.

Senada dengan itu, Encik Shaik Faridhudheen Anverdeen menyampaikan komitmen IIC dalam mendukung inisiatif kolaboratif dengan institusi pendidikan dari luar negeri. “Kunjungan ini bukan hanya tentang memperkenalkan institusi kami, tetapi juga tentang menjalin hubungan jangka panjang untuk pengembangan bersama,” jelasnya.

Langkah ini menjadi bagian dari agenda internasionalisasi Program Magister Pedagogi UNILAK yang bertujuan membekali para pendidik dengan wawasan global serta membangun jejaring yang berdampak luas bagi kemajuan pendidikan di kawasan Asia Tenggara.